Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

Hadi Mulyo akan Menjadi Kelurahan Iklim

Metro--Kelurahan Hadi Mulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro diwacanakan menjadi Kelurahan Iklim. Upaya mewacanakan Kelurahan Hadi Mulyo sebagai Kelurahan Iklim dimaksudkan agar kelurahan ini mampu memberikan pemahaman kepada warga diwilayah setempat tentang pengolahan sampah agar memiliki nilai jual.

“Dengan adanya kesadaran akan manfaat sampah diharapkan penumpukan sampah pada irigasi akan berkurang. Jadi, nanti akan dibentuk kepengurusan pengelolaan sampah agar memiliki nilai ekonomi,” kata Camat Metro Pusat, Zainuddin, Selasa (10/12).

Zaenuddin mengatakan adanya Kelurahan Iklim diharapkan bisa meningkatkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) masyarakat dan bisa mendukung mendukung Pemerintah Kota Metro.

Menurut Zaenuddin upaya tersebut dilakukan setelah Pemkot Metro melakukan studi banding ke Kelurahan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 2012 lalu Kelurahan Cempaka Putih merupakan kelurahan peraih penghargaan PHBS nasional.

“Nanti Dinas Tatakota dan Pariwisata dan Kantor Lingkungan Hidup ikut membantu dalam hal pembinaan dan sarana prasarananya. Sementara Dinas Kesehatan akan ikut membantu dalam proses promosi kesehatannya,” kata Zaenuddin.

Kepala kantor lingkungan Hidup Dra. Maria Fitri  Jaya Singa, M.Pd. mengatakan upaya pemberian pemahaman kepada warga tentang sampah yang memiliki nilai ekonomi sama halnya dengan program bank sampah.

“Jadi dengan adanya wacana kampung iklim diharapkan pembuangan sampah tak lagi pada saluran irigasi yang dapat menimbulkan pencemaran. Kantor Lingkungan hidup juga telah mensosialisasikan Undang- Undang Republik Indonesia No. 18 tahun 2008 tentang Pengolahan Sampah dan Pidananya,” kat Maria.

Maria menambahkan untuk uji coba kampung iklim ini kantor Lingkungan Hidup akan siap membantu membiana dan memfasilitasi sarana dan prasarananya.jadi untuk sampah organik diharapkan menjadi pupuk kompos,dan sampah nonorganik akan diupayakan agar memiliki nilai jual.artinya sampah tersebut akan memiliki  nilai jual yang menghasilkan uang.

“Diharapkan warga memiliki dua tempat sampah untuk sampah organik dan nonorganik. Keduanya harus dipisahkan di kotak sampah yang berbeda,” kata Maria.

Penulis: Rizky Anugerah

Lomba Kesrak PKK Lambar: Mukhlis tak Ragu Mencicipi Tiwul


Bupati Mukhlis Basri

SEKINCAU--Pelaksanaan penilaian Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK, KB dan Kesehatan Tingkat Provinsi Lampung 2013 di Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, Selasa (10/12) berlangsung sukses. Bupati Lampung Barat Drs. Hi. Mukhlis Basri, M.M., sempat mencicipi tiwul.

Bupati Mukhlis Basri  mengatakan program pembinaan keluarga di Lampung Barat sudah dilakukan secara terukur dan baik. Namun, kata Mukhlis, hal itu belum menjadi jaminan Lampung Barat akan menjadi juara atau menjadi utusan Provinsi Lampung ke kancah nasional.

“Kalau Lampung Barat masih belum berhasil, kami tidak segan-segan tim pembina Provinsi untuk memberikan pembinaan langsung agar Lampung Barat lebih baik,” kata Mukhlis.

Mukhlis mengaku pada tiap perlombaan pasti mengharapkan menjadi juara. Namun, kata dia, juara bukan segala-galanya.

“Yang terpenting adalah silaturahminya, seperti yang sudah dilakukan Pekon Pampangan sudah berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya.

Pada  kesempatan itu Bupati Mukhlis Basri didampingi  para petinggi Pembab Lampung Barat dan tim penilai dari Provinsi yang diketuai Kabid Farmasi Makanan dan Minuman (Parmakmin) Diskes Provinsi  Uki Basuki, SKM, MKes..

\Saat meninjau sajian olahan Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Mukhlis tanpa ragu mencicipi Tiwul yang menjadi makanan pokok pengganti beras yang disajikan para kader PKK.

Kabid Penggerakan Masyarakat Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan, Syarifuddin, mengatakan Pekon Pampangan memiliki beberapa poin unggulan dalam lomba tersebut. Misalnya Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  (PHBS) dan Anjungan Tepat Merokok (ATM).

Tiap rumah di Pekon Pampangan memiliki dua  kotak sampah yang berbeda, yaitu kotak sampah organik dan anorganik. Sementara ATM dimaksudkan untuk mendukung program Pemkab Lampung Barat yang melarang merokok di lokasi tertentu.

Pada acara tersebut BKBPP bersama Puskesmas Sekincau menggelar pelayanan KB gratis. Kepala PUT Puskesmas Sekincau, Aminudin, mengatakan pihaknya bisa melayani 310 pasien dan memberikan pelayanan Posyandu Lanjut Usia.

Penulis: Syailendra Arif

Kamis, 28 November 2013

Mukhlis Kukuhkan Kepengurusan DPD Siliwangi Pesisir Barat

Mukhlis Basri

KRUI--Pelaksana tugas  Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pejuang Siliwangi Indonesia (PSI) Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, mengukuhkan kepengurusan DPC PSI Kabupaten Pesisir Barat masa bakti 2013-2018, Kamis (28/11).

Pengukuhan  dilakukan di halaman Rumah Makan Prambanan, Kecamatan Ngambur, Pesisir Barat, tersebut selain di hadiri oleh seratusan pengurus DPC Siliwangi dan sekitar  seribu undangan juga di hadiri langsung oleh Pj Bupati Pesisir Barat Kherlani, ketua DPRD Lambar Dadang Sumpena,  Kajari Rachmad Triono, Kapolres AKBP Eko Widianto, dan Dandim letkol Inf Sugiyono serta sesepuh pejuang siliwangi.

Dalam sambutannya, ketua DPD Siliwangi Mukhlis Basri meminta kepengurusan yang telah di kukuhkan untuk bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, melalui ide dan gagasan yang bisa di sumbangkan kepada pemerintah daerah.

"Jika pendahulu kita itu berjuang mengorbankan nyawa, sekarang kita tinggal meneruskan perjuangan itu dengan ide cemerlang untuk ambil bagian dalam membangun daerah, " ujar Mukhlis.

Mukhlis juga mengajak para simpatisan dan pejuang siliwangi untuk  menumbuh kembangkan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat. 

“Warga PS berasal dari semua golongan, suku dan bermacam-macam sudut pandang politik, itu harus di jadikan sebagai kekuatan untuk membangun semangat kebersamaan," ujar dia.

Sementara, Ketua DPC Pejuang Siliwangi Pesisir Barat Oking Ganda Miharja Kartadilaga mengatakan dengan dikukuhkannya kepengurusan di kabupaten itu, pihaknya berharap adanya dukungan dari semua komponen masyarakat sehingga keberadaan organisasi tersebut juga memiliki kontribusi dalam membangun kabupaten yang baru di bentuk sekitar satu tahun itu.


Penulis: Syailendra Arif